Bidang Botani, Pusat Penelitian BIOLOGI - LIPI

 

Institusi

  .:: Kegiatan Laboratorium Etnobotani ::.

Kelompok Penelitian

Pengunjung


 
Visi dan Misi Laboratorium Etnobotani

VISI : Memberikan sumbangan pemikiran dan jalan keluar tentang pengelolaan sumber daya hayati yang lestari untuk perbaikan kehidupan masyarakat Indonesia.

MISI : Mengilmiahkan pengetahuan lokal melalui pengkajian sistem pengetahuan lokal masyarakat dalam mendayagunakan sumber daya hayati secara bijaksana dan tetap memelihara keseimbangan lingkungan.

Penggalian dan pencarian potensi sumber daya hayati tropika Indonesia yang mempunyai kemanfaatan dan keunggulan untuk meningkatkan nilai tambah dan memenuhi kebutuhan dasar manusia Indonesia, meliputi kebutuhan sumber bahan pangan, bahan sandang, bahan papan, bahan obat-obatan dan bahan baku industri lainnya.

Mendorong pemerintah untuk berlaku adil dalam menentukan kepemilikan dan usaha meningkatkan pemanfaatan keanekaragaman hayati tumbuhan tropika Indonesia untuk kepentingan kemakmuran bangsa.

6 Aspek Penelitian Etnobotani di Indonesia

  1. Etnoekologi : Menganalisis hubungan antara budaya manusia dengan lingkungannya.

  2. Pertanian Tradisional : Mencakup semua aspek kegiatan yang dilakukan oleh suatu kelompok masyarakat dalam membudidayakan tanaman untuk kepentingan bahan pangan dan komersial.


  3. Etnobotani Kognitif : Studi ini mempelajari persepsi masyarakat tentang SDA tumbuhan melalui analisis simbolik dalam ritual, mitos dan konsekuensi ekologinya.


  4. Budaya Materi : Mengungkapkan teknologi lokal dan seni kerajinan hasil karya suatu kelompok masyarakat.


  5. Fitokimia Tradisional : Mengungkapkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan keanekaragaman jenis tumbuhan sebagai penghasil bahan kimia yang bermanfaat dalam kehidupannya.

       
       

  6. Palaeoetnobotani : Studi yang mempelajari interaksi masa lalu antara populasi manusia dengan dunia tumbuh-tumbuhan yang mendasarkan pada interpretasi peninggalan arkeologi yang dapat merekonstruksi historikal dan evolusi aktivitas awal manusia di suatu kawasan, human impact dan evolusi keanekaragaman jenis tumbuhan dari masa ke masa.


Penelitian Pengetahuan Lokal untuk Konservasi

  1. Kawasan konservasi lokal memiliki nilai konservasi yang tinggi.
  2. Mempunyai dimensi konservasi yang lebih lestari (sustainable).
  3. Kawasan konservasi alami -- dijadikan model pengelolaan kawasan.

Kegiatan Lain :

  1. Penyebaran informasi ilmiah etnobiologi -- penerbitan Journal of Tropical Ethnobiology dan publikasi ilmiah dan semi-ilmiah di berbagai media cetak baik nasional maupun internasional.
  2. Dokumentasi pengetahuan lokal.
  3. Pembelajaran etnobotani -- masyarakat ilmiah -- pembimbingan dan kuliah etnobotani, etnoekologi, botani ekonomi, klasifikasi tradisional dan fitokimia tradisional di Program Pasca Sarjana IPB dan UI.
  4. Pertemuan ilmiah -- Seminar Nasional dan International Etnobotani.

Kekhasan Penelitian Etnobotani

  1. Interdisipliner -- manusia, sosial, budaya, ekonomi, sumber daya hayati, lingkungan, agronomi, botani dan lain-lain.
  2. Pembuktian keilmiahan pengetahuan lokal.
  3. Analisisnya -- keterkaitan antara ilmu-ilmu alamiah dengan ilmu-ilmu sosial.
  4. Perkembangan seputar persoalan etnik dan botani (kehati dan lingkungan).
  5. Hasil studi merupakan sumber data bagi keanekaragaman jenis tumbuhan berguna Indonesia, sumber data ilmu pengetahuan dan teknologi lokal masyarakat Indonesia, data budaya lokal dalam pengelolaan SDH dan lingkungannya, dan sumber data kekhasan SDH di suatu wilayah Indonesia.

 
Dikirim oleh Yulia_AK
Ditulis oleh Leaflet Lab Etnobotani
Terakhir diperbaharui pada 22-04-2009
 

Copyright ©2008 biologi.lipi.go.id

Supported by CM & BRC Project LIPI - JICA
Research Center For Biology - Cibinong Science Center (CSC)
JL. Raya Jakarta - Bogor Km.46 Cibinong 16911 Bogor - Indonesia
Phone/Fax : +62(0)21-87907612 biologi@mail.lipi.go.id