|
LABORATORIUM MALAKOLOGI DAN INVERTEBRATA LAIN
MUSEUM ZOOLOGICUM BOGORIENSE
BIDANG ZOOLOGI
PUSAT PENELITIAN BIOLOGI
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA
|
| |
| Pendahuluan |
| |
 |
| Kawasan Karst |
Penelitian di kawasan karst & gua : Pegunungan Sewu dan karst Maros di Sulawesi Selatan berhasil mengungkap kekayaan berbagai jenis keong darat dan air tawar. Selama tahun 2008 diperoleh tambahan koleksi 1870 spesimen terdiri dari keong darat dan air tawar. Keong darat yang dijumpai di kawasan karst Sulawesi didominasi oleh famili Cyclophoridae, sedangkan keong air tawar umumnya adalah jenis Tylomelania perfecta jenis endemic Sulawesi.
Data keberadaan keong air tawar Adamietta testudinaria di kawasan Pegunungan Sewu melengkapi informasi tentang sebarannya. Demikian pula sebaran keong endemic Sulawesi Tylomelania perfecta telah dilengkapi. Pengamatan karakter morfologi dan anatomi telah dilakukan pada Pachychilidae Indonesia yang meliputi genus Brotia, Adamietta, Sulcospira, Tylomelania.
Studi taksonomi keong Viviparidae Indonesia, meliputi pengamatan karakter – karakter cangkang, radula dan embryonic shell dilakukan untuk mengungkap keanekaragaman keong ini. Keong yang umum disebut tutut ini biasa dikonsumsi oleh masyarakat. Pengamatan morfologi dan anatomi dilakukan pada jenis – jenis yang berasal dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Tercatat 5 jenis endemik Sulawesi dan 8 jenis endemik Papua.
Ekspedisi ke pulau Raja Ampat, Waigeo di Papua menambah koleksi baru bagi MZB, terutama untuk jenis-jenis dari Famili Ariophantidae dan Camaeinidae serta Cyclophoridae.
Kegiatan utama yang dilakukan saat ini adalah mengoleksi, mengawetkan, mengidentifikasi beberapa jenis cacing parasit pada mamalia, burung, reptil liar yang dikoleksi dari Papua. |
| |
| Kerjasama Penelitian |
| |
| Melalui bantuan dana “consultative visit” dari DFG yang diterima oleh sdr. Ristiyanti M. Marwoto, telah dilakukan kunjungan ke Natural History Museum Berlin (6 September – 4 Desember 2006) untuk meneliti keong Tylomelania endemic dari Danau Poso, Sulawesi Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kerjasama yang telah dimulai sejak 1999. Sementara ini, terungkap 12 jenis baru keong Tylomelania dari danau Poso. Lima diantaranya sudah dipersiapkan untuk dipublikasi. |
| |
| Pengungkapan keanekaragaman keong darat di pulau Jawa dilakukan dengan bantuan dana NAGAO. Jenis keong darat yang beberapa diantaranya termasuk rawan punah karena perubahan habitat. |
| |
| Tahun 2006 telah pula dijalin kerjasama dengan Dr. Simon R. Troelstra, associate professor dari Vrije Universiteit Amsterdam dengan mengirim sdr. Nur Rohmatin Isnaningsih S.Si ke Univ. tsb. ( Januari-Maret 2007) dalam rangka pelatihan analisis ekologi perairan menggunakan kerang. Sebelumnya telah dilakukan kerja lapangan pendahuluan pada Juli 2006 untuk mengumpulkan data sebaran kerang Corbicula dan Unionidae di Jawa. Spesimen yang diperoleh menjadi bahan dasar penelitian selanjutnya. Seluruh kegiatan didanai oleh Dutch NWO-WOTRO Science organization. |
| |
Penelitian tentang sotong mini marga Idiosepia di perairan Lombok telah dilakukan oleh Janek von Byern mahasiswa Program Doktor Universitas Viena, bulan November 2007. Hasil koleksinya merupakan koleksi baru bagi MZB. Publikasi tentang sotong mini ini diharapkan terbit akhir tahun 2009. Ditulis bersma Janek von Byern & Ristiyanti M. Marwoto. |
| |
| Pelatihan |
| |
 |
 |
| Snail & Slug |
Pelatihan pengenalan “snail & slug” sebagai hama pertanian dilakukan di Laboratorium Malakologi, pesertapelatihan adalah staf Karantina seluruh Indonesia.( Juni 2006).
Pelatihan Karantina tentang moluska yang berperan sebagai hama dan penyakit tanaman. Diselenggarakan di Ciawi (September 2007) |
| |
| Status Koleksi Ilmiah yang dimiliki |
| |
Hingga 2008 tercatat 14.600 nomor koleksi gastropoda (keong & slug), 1989 nomor koleksi pelecypoda (kerang), 289 nomor koleksi cephalopoda (cumi-cumi), 19 nomor koleksi scapopoda dan 55 nomor koleksi fosil.
Hingga tahun 2007 telah tercatat 3354 jenis moluska yang disimpan di MZB, 129 jenis berstatus TYPE, baik Holotype maupun Paratypes.
Nematoda, sekitar 800 nomor koleksi; Cestoda 150 koleksi, Acanthocephala 20 nomor, Trematoda 150 nomor. Koleksi disimpan kering atau basah (dalam larutan alkohol 70 %).
Jumlah koleksi type, sekitar 50 nomor (Nematoda, Cestoda, Trematoda, Acanthocephala).
Berikut adalah sebagian foto koleksi kering keong air tawar dan keong darat dari Laboratorium Moluska dan Invertebrata Lain :
| Keong Air Tawar |
| |
 |
 |
 |
Keong mas Pomacea sp
Kalang cave,Maros, South Sulawesi |
Keong mas Pomacea sp
Bone,S.Sulawesi |
Keong mas Pomacea sp
Maros, South Sulawesi |
| |
 |
 |
 |
Keong mas Pomacea sp
Salenrang cave, S.Sulawesi |
Keong mas Pomacea sp
Balikpapan lake, E.Kalimantan |
Keong mas Pomacea sp
Loakang lake,E.Kalimantan |
| |
 |
 |
 |
Keong mas Pomacea sp
Maninjau lake, W.Sumatra |
Keong mas Pomacea sp
Bogor Botanical Garden,W.Java |
Keong mas Pomacea sp
Maninjau Lake, W.Sumatra |
| |
 |
| Viviparidae |
| |
| |
|
| Keong Darat Cyclophoridae |
| |
|
 |
| Alycaeus sp. |
 |
| Cyclotus longipilus |
 |
| Leptopoma sp. |
|
| |
| Tujuan Kegiatan Laboratorium Malakologi dan Invertebrata Lain |
| |
- Melakukan penelitian sistematik, ekologi dan fisiologi beberapa jenis moluska air tawar, moluska darat dan payau, cacing tanah dan cacing parasit;
- Melakukan pemeliharaan koleksi ilmiah meliputi pengecekan kondisi koleksi kering dan basah (kondisi botol, kotak koleksi, bahan pengawet, keutuhan label), pengelolaan koleksi meliputi pemilahan dan identifikasi, pengawetan, pencatatan label, penomoran, cataloging dan melengkapi data koleksi ilmiah dalam data-base;
- Melayani jasa identifikasi, penelusuran pustaka, pelatihan, pembimbingan, khususnya tentang moluska, cacing tanah dan cacing parasit.
|
|
Publikasi :
|
RISTIYANTI M. MARWOTO & NUR R. ISNANINGSIH. 2012. THE FRESHWATER SNAIL GENUS SULCOSPIRA TROSCHEL, 1857 FROM JAVA,
WITH DESCRIPTION OF A NEW SPECIES FROM TASIKMALAYA, WEST JAVA,
INDONESIA (MOLLUSCA: GASTROPODA: PACHYCHILIDAE). THE RAFFLES BULLETIN OF ZOOLOGY 2012 60(1): 1–10. Download.
RISTIYANTI M. MARWOTO & NUR R. ISNANINGSIH. 2011. NOTES ON THE DISTRIBUTION OF
INVASIVE FRESHWATER SNAIL POMACEA CANALICULATA (LAMARCK, 1822) AND P. INSULARUM ( D'ORBIGNY, 1835) IN INDONESIA. BIOTROPIA Vol. 18 No. 2, 2011: 123 - 128. Download.
Ristiyanti M. Marwoto, Nur R. Isnaningsih, Nova Mujiono, Heryanto, Alfiah, Riena. 2011. KEONG AIR TAWAR PULAU JAWA (MOLUSKA, GASTROPODA). Leaflet Moluska Air Tawar. Download.
Ristiyanti M. Marwoto & Ayu S. Nurinsiyah. 2009. KEANEKARAGAMAN KEONG AIR TAWAR MARGA FILOPALUDINA DI INDONESIA DAN STATUS TAKSONOMINYA (GASTROPODA: VIVIPARIDAE). Prosiding Seminar Nasional Moluska 2 “Moluska: Peluang Bisnis dan Konservasi”
Bogor, 11-12 Februari 2009. Download.
Isnaningsih,NR & S.Troelstra. 2008. Stable carbon and Oxygen Isotope of Freshwater Mollusk for Seasonal and Climate Change’s Indicator. Prosiding Seminar Nasional Limnologi IV 2008. ISBN 979 3688 91 2
Marwoto R.M. 2008. A note on the distribution of the limestone snail Discartemon planus (Fulton, 1899) in Sulawesi-Indonesia (Gastropoda: Streptaxidae). Basteria 72:191-194.
Marwoto R.M. 2007. A note on the distribution and habitat preference of Cyclotus longipilus von Martens, 1865 from the Maros karst area of south Sulawesi
(Gastropoda:Cyclophoridae). Treubia 35: 137-141.
Isnaningsih, NR. 2006. Variasi Struktur Cangkang Keong Emas Pomacea canaliculata (Lamarck,1822) di Indonesia (Fauna Indonesia, Vol.6 (1), Juni 2006). ISSN 0216 - 9169
Heryanto, R.M..Marwoto, Yulianda,F.2006. Metode Survei dan Pantauan Populasi Satwa.Seri Kelima: Siput dan Kerang (Survey and Population Monitoring Methode for Gastropod & Bivalvia). LIPI. 56 pages.
Suharto, R.M. Marwoto., Heryanto, Mulyadi, Sri Suharni Siwi, , 2006. The Golden Apple Snail Pomacea sp. In Indonesia.Global Advances in Ecology and Management of Golden Apple Snails. Joshi,RV editor). Philippine Rice Research Institute: 231-242.
(email:prri@philrice.gov.ph)
Homepage:www.philrice.gov.ph
|
| |
Anggota Lab. Malakologi dan Invertebrata Lain:
PENELITI :
|
Ir. Ristiyanti M. Marwoto M.Si
Bidang yang ditekuni adalah sistematik keong air tawar khususnya Famili Pachychilidae, Viviparidae.
Tugas lain:
- Sebagai Kepala Laboratorium Moluska & Invertebrata Lain
- Membimbing mahasiswa tingkat Sarjana & Pasca Sarjana bidang Moluska
- Mengajar pada kursus – kursus di Karantina sebagai staf ahli
|
|
|
Ir. Heryanto M.Sc
Bidang yang ditekuni saat ini adalah ekologi keong darat (terrestrial) Indonesia khususnya Famili Diplommatinidae dan beberapa jenis moluska mangrove.
Tugas lain:
- Membimbing mahasiswa tingkat Sarjana & Pasca Sarjana
- Mengajar pada kursus – kursus khususnya tentang moluska
|
|
|
Nur Rohmatin Isnaningsih S.Si
Bidang yang ditekuni adalah sistematik moluska air tawar secara umum(Pachychilidae, Viviparidae), dan saat ini mendalami Famili Thiaridae.
Tugas lain:
- Membimbing mahasiswa yang melakukan praktek kerja di laboratorium Malakologi.
|
|
|
Nova Mujiono S.Si
Bidang yang saat ini ditekuni adalah kelompok Cephalopoda.
Tugas lain:
- Membimbing mahasiswa yang melakukan
kerja praktek di laboratorium Moluska.
|
|
|
Ir. Endang Purwaningsih
Bidang yang ditekuni adalah taksonomi cacing parasit (Helminth).
Tugas lain:
- Merawat & mengembangkan kualitas & kuantitas koleksi cacing parasit ( Nematoda, Cestoda, Trematoda, Acanthocephala).
|
|
|
Kartika Dewi, M.Si
Bidang yang ditekuni adalah taksonomi cacing parasit (Helminth).
Tugas lain:
- Merawat & mengembangkan kualitas & kuantitas koleksi cacing parasit ( Nematoda, Cestoda, Trematoda, Acanthocephala).
|
|
|
TEKNISI |
|
Riena Prihandini A.md
Teknisi Laboratorium Malakologi dan Invertebrata Lain
Menangani database Moluska dan registrasi koleksi Moluska, serta membantu kegiatan penelitian Moluska. |
|
Yuni Apriyanti
Teknisi Laboratorium Malakologi dan Invertebrata Lain Menangani alat SEM, serta membantu kegiatan penelitian cacing parasit (Helminth). |
|
Alfiah
Teknisi Laboratorium Malakologi dan Invertebrata Lain
Menangani database Moluska dan registrasi koleksi Moluska, serta membantu kegiatan penelitian Moluska. |
|
|
Dikirim oleh Yulia_AK
Ditulis oleh Ristiyanti M. Marwoto
Terakhir diperbaharui pada 29-04-2011 |
|
|
| |