• slide 0.jpg
  • slide 01a.jpg
  • slide 011.jpg
  • slide 0111.jpg
  • slide 1.jpg
  • slide 2.jpg
  • slide 3.jpg
  • slide 4.jpg
  • slide 5.jpg
  • slide 7.jpg
  • slide 7a.jpg
  • slide 7b.jpg
  • slide 11.jpg
  • slide 12.jpg
  • slide 13.jpg
  • slide 14.jpg
  • slide 15.jpg
  • slide 1000.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 
Pseudocalotes baliomus (Foto: Amir Hamidy/LIPI)
Penemuan spesies-spesies baru di Tanah Air semakin menegaskan Indonesia sebagai negara yang memiliki tingkat keragaman hayati yang tinggi. Penelitian yang dilakukan oleh sejumlah ilmuwan Indonesia yang bekerja sama dengan ilmuwan-ilmuwan di negara lain semakin mengungkap banyaknya spesies yang sebenarnya telah lama ada di Indonesia, tapi belum dikenal oleh dunia.
Bekerja sama dengan Boward Colleger, University of Texas at Arlington dan Universitas Brawijaya, Amir Hamidy, ahli herpetologi dari LIPI, menemukan spesies kadal baru di kawasan Bukit Barisan, Sumatra Barat.
Spesies kadal yang termasuk ke dalam kelomok genus Pseudocalotes itu kemudian diberi nama ilmiah Pseudocalotes baliomus.
Amir menjelaskan, kata baliomus yang diberikan kepada spesies kadal baru tersebut berasal dari dua kata bahasa Yunani. “Yang pertama, balios yang berarti titik atau berbintik dan omos yang berarti pundak. Jadi artinya pundak yang berbintik,” terang Amir kepada kumparan (kumparan.com), Minggu (18/6), melalui sambungan telepon.
Arti nama itu sesuai dengan karakter spesies kadal baru tersebut yang memiliki pundak berbintik putih. Adapun warna dasar tubuh kadal tersebut adalah hijau muda.
 

Amir Hamidy

Amir Hamidy (Foto: kcif.or.jp)
 
Amir dan para kolega mejumpai kadal tersebut pada tahun 2013 lalu. Namun begitu, keberadaan Pseudocalotes baliomus sebenarnya telah diketahui oleh Salomon Muller yang bekerja untuk pemerintah Hindia Belanda sejak tahun 1830-an lalu.
Muller mengoleksi dan membawa kadal itu ke Leiden, Belanda. Namun ia tidak mengidentifikasi kadal tersebut sehingga belum ada nama ilmiah untuk kadal tersebut hingga tahun 2017 ini.
Muller hanyalah pengoleksi, bukan penemu kadal tersebut. Sebab, suatu spesies baru bisa dikatakan telah ditemukan jika telah diberi nama ilmiah dan dipublikasikan ke jurnal ilmiah internasional.
 

Pseudocalotes baliomus

Pseudocalotes baliomus (Foto: Amir Hamidy/LIPI)
 
Amir menjelaskan ada dua metode untuk menentukan suatu spesies, dalam hal ini Pseudocalotes baliomus, sebagai spesies baru atau bukan. “Yakni melalui metode pendekatan morfologi dan metode pendekatan molekuler,” katanya.
Melalui kedua metode ilmiah itulah, kadal tersebut kemudian dinyatakan sebagai spesies baru atau spesies yang belum pernah diidentifikasi dan diberi nama ilmiah. Penjelasan mengenai penemuan baru tersebut telah dituangkan Amir dan kawan-kawan ke dalam paper berjudul: A new species of Pseudocalotes (Squamata: Agamidae) from the Bukit Barisan Range of Sumatra with an Estimation of its phylogeny.
Paper ilmiah itu telah lolos review dan sudah dipublikasikan di jurnal internasional Zootaxa pada 12 Juni 2017 lalu.
Sampai saat ini para peneliti masih belum bisa menyebutkan manfaat apa yang bisa diambil dari spesies kadal yang memiliki panjang tubuh sekitar 21 sentimeter itu. “Butuh penelitian lanjutan untuk mengetahui apakah kadal itu bisa dipelihara ataukah memiliki potensi obat tertentu,” terang Amir. "InsyaAllah dua-tiga tahun kemudian bisa dilihat manfaatnya," imbuh Amir.
Saat ini, tiga ekor Pseudocalotes baliomus yang ditemukan oleh para peneliti itu masih disimpan oleh pihak LIPI untuk penelitian lebih lanjut. Selain ketiga ekor kadal itu, LIPI juga mengoleksi sejumlah reptil lainnya, salah satunya adalah seekor ular spesies baru bernama ilmiah Lycodon sidiki yang penemuannya juga baru saja diumumkan pada Juni 2017 ini.
 
Artikel ini diunggah oleh Pramono pada tanggal 19 June 2017

Info Kegiatan

Gallery 

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

Newsletter

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top