• 000.jpg
  • 11.jpg
  • 21.jpeg
  • 31.jpg
  • 41.jpg
  • 51.jpg
  • 61.jpg
  • 71.jpg
  • 81.jpg
  • 91.jpg
  • 111.jpeg
  • 912.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo membuka pagelaran Indonesia Science Expo (Foto : Pramono)

 

Indonesia Science Expo (ISE) merupakan salah satu program diseminasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bagi masyarakat luas. Pameran sain dan inovasi berlangsung tanggal satu sampai empat November 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Tangerang Banten.

 

Pagelaran ini merupakan salah satu sarana penting untuk menginformasikan sains dan hasil-hasil riset peneliti maupun inovator yang ada di Indonesia sehingga masyarakat luas dapat memahami betapa pentingnya sains dalam kehidupan sehari-hari dan mendorong terciptanya science-based society.

 

Perayaan hasil riset anak bangsa yang bertema “ Celebrating  Science and Innovation” bertujuan untuk mengomunikasikan apa yang telah dilakukan para peneliti Indonesia dalam bidang riset dan manfaatnya bagi masyarakat luas. Disamping itu kepala LIPI Dr. Laksana Tri Handoko mengharapkan hasil-hasil riset terimplementasikan secara nyata dan dapat dijadikan landasan kebijakan pemerintah.  “Kami berharap hasil-hasil riset yang ditampikan di ISE dapat dimanfaatkan dalam pembuatan landasan kebijakan pemerintah sehingga bisa berkontribusi bagi peningkatan daya saing bangsa di tingkat dunia,” tegas Handoko.

 Presiden RI didampingi kepala LIPI meninjau Stand Pameran ISE (Foto : Pramono)

ISE 2018 menampilkan pameran berbagai invensi dari kementerian dan lembaga negara, perguruan tinggi dan LIPI, serta industri. Pagelaran akbar ini tidak hanya pameran, namun selama empat hari ada kegiatan 12 konferensi ilmiah baik nasional dan internasional, 26 workshop dan talkshow, 10 Science Show, Youth Science and Innovation Fair (YSIF), 6 Science Movie, dan Science Art.


Kepala LIPI menjelaskan kepada Presiden RI di salah satu objek pameran LIPI di ISE (Foto : Pramono)

Salah satu satuan kerja LIPI yaitu Pusat Penelitian Biologi berperanserta dalam pameran ISE. Booth Puslit Biologi menampilkan hasil-hasil penelitian berkaitan dengan biologi yang terdiri dari bidang botani, zoologi dan mikrobiologi. Hasil penelitian diantaranya tentang herbarium, pisang, kelor, jati platinum, mewakili konten dari bidang botani, sedangkan berbagai jenis awetan hewan mewakili bidang zoologi dan koleksi replika jamur, dan produk olahan berbasis mikrobio mewakili dari bidang mikrobiologi.


Pengunjung takjub pada koleksi awetan hewan (Foto : Pramono)

Contoh specimen herbarium merupakan koleksi awetan tumbuhan, baik secara kering ataupun keloksi basah. Spesimen herbarium kering yang dipamerkan yaitu : Ipomoea pes-caprae sub sp. Brasiliensis (L) Oostestr yang merupakan koleksi tumbuhan mewakili tumbuhan ekosistem tepi pantai, Uvaria littoralis (Blume) Blume yang mewakili jenis tumbuhan ekosistem pamah, Dyera costulata (Miq.) Hook.f. mewakili ekosistem gambut dan Schima wallichii (DC.) Korth mewakili ekosistem hutan pegunungan.

Koleksi awetan herbarium kering (kiri) dan basah serta awetan hewan (kanan)  (Foto : Pramono)

Sementara herbarium tertua (tahun 802-1818) yang dipamerkan dari jenis Asplenium caudatum Forst hanya berupa foto karena sangat riskan bila dalam  bentuk asli. Koleksi pengawetan basah menampilkan 13 jenis yaitu : Musa salaccensis Zoll., Quercus spicata SM., Polygala venenosa Juss., Bambusa arundinaceae Wild., Nepenthes ablomarginata Lobb., Schima wallichii (DC.) Korth, ssp. noronhae (Reinw. ex Blume) Bloembergen, Vatica pauciflora (Korth.) Blume, Adenia heterophylla Blume, Garcinia nervosa Miq., Canavalia ensiformis DC., Trichoglottis lanceolaria Blume, Citrus x limon (L.) Osbeck, Hoya uncinata Backer.yang secara berurutan mewakili famili Musaceae, Fagaceae, Poaceae, Nepenthaceae, Theaceae, Dipterocarpaceae, Passifloraceae, Clusiaceae, Fabaceae, Orchidaceae, Rutaceae dan Apocynaceae. Namun dua spesimen herbarium kering terakhir tidak ditampilkan mengingat keterbatasan tempat mendisplay.


Pengunjung pameran ISE antusias mendengar penjelasan tentang koleksi awetan (Foto : Pramono)

Koleksi awetan hewan terdiri dari kanguru papua, biawak, tikus, kucing hutan, kelelawar, serangga dan berbagai jenis burung. Benda koleksi yang dipamerkan  menginformasikan bagaimana cara pengawetan hewan dan tumbuhan baik awetan kering atau basah bagi kepentingan penelitian ataupun pembelajaran bagi pelajar ataupun mahasiswa.

Pengunjung ada yang belum tahu tentang tissue culture (Foto : Pramono)

Kolesi buah, biji dan bibit pohon pisang juga mewakili media untuk menginformasikan tentang hasil penelitian fiologi dan genetika pisang. Perbanyakan pisang dapat dilakukan dengan kultur jaringan (tissue culture). Buah pisang yang dipamerkan adalah pisang kosta, lumut dan kapok, sedangkan biji pisang liar terdapat 19 cawan, dan beberapa contoh bibit pisang dalam polybag diantaranya ada pisang kavendish.

Dari sekian banyak pengunjung ada satu diantaranya menanyakan bahwa apakah hasil persilangan  buatan  atau rekayasa oleh manusia secara genetik hasil produksi buahnya dapat dikonsumsi? Sebab alasan menurut pengunjung yang menanyakan tersebut di Amerika jagung manis hasil rekayasa genetik sudah tidak boleh dikonsumsi, namun di Indonesia masih dapat dikomsumsi.


Penjelasan tentang replika berbagai jenis mikroorganisme

Selain melalui koleksi asli dan replika, bahwa untuk mengkomunikasikan pesan pameran dapat juga melalui produk. Produk yang ditampilkan dari Puslit Biologi diantaranya adalah Pupuk Organik Hayati (POH) Startmik, bibit pohon jati Platinum, dan produk lain berbasis mikro. Pengalaman dari pengunjung juga dapat diperoleh di stand biologi beberapa diantara dari mereka memperoleh pengalaman, seperti contoh memegang hewan tikus yang menggelikan itu dan mereka mendapatkan kesan tersendiri.

Koleksi awetan hewan dan tumbuhan cukup memukau pengunjung

Harapan ke depan dengan diselenggarakannya ISE ini mampu mempertemukan kalangan peneliti, akademisi, pebisnis, pemerintah serta masyarakat umum untuk bersinergi dalam memperkenalkan, membangun kerja sama dan menciptakan produk-produk inovasi di berbagai bidang.

 

Penulis - Dian Komara & Sri Handayani

 

Diunggah - Pramono

 

 

Info Kegiatan

QR code

qr code

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top