• 12.jpg
  • 13.jpg
  • 14.jpg
  • 15.jpg
  • 16.jpg
  • 17.jpg
  • 18.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 

WhatsApp Image 2020 02 10 at 10.06.15

Cibinong, Humas LIPI . Setelah sebelumnya ditemukan 110 spesies kumbang dari genus Trigonopterus (Coleoptera: Curculionidae) di Pulau Sulawesi dan Kepulauan Tanimbar, kini empat spesies baru kumbang Chafer (Coleoptera: Scarabaeidae) dari genus Epholcis ditemukan di Maluku oleh Raden Pramesa Narakusumo bersama korensponden dari Jerman, dan Michael Balke dari Zoologische Staatssammlung München, Jerman. Keempat spesies baru tersebut yaitu Epholcis acutus, Epholcis arcuatus, Epholcis cakalele, dan Epholcis obiensis. Selanjutnya satu lectotipe yaitu Maechidius moluccanus Moser, dipertelakan kembali dan dipindahkan (synonymy) ke marga Epholcis sebagai Epholcis moluccanus (Moser). Publikasi temuan tersebut dimuat dalam Jurnal Treubia Vol. 46 yang terbit pada Desember 2019.

               Etimologi nama dari keempat spesies  baru tersebut diantaranya didasari oleh ciri fisik, seperti nama latin “acutus” yang memiliki arti latin “berujung tajam” yang diilihami dari sudut bagian pronotum,  nama “arcuatus” diambil dari kata sifat“berbentuk busur” yang dapat dilihat dari kaki belakang si kumbang yang melengkung,  nama jenis “cakalele” diambil dari nama tarian tradisional, cakalele, di Maluku, dan “obiensis” adalah nama lokasi ditemukannya spesies tipe.                Mesa menjelaskan metode yang digunakan untuk identifikasi spesies baru tersebut menggunakan metode taksonomi klasik. Metode ini menggunakan pendeskripsian morfologi secara tepat dan ringkas, teknik diseksi genitalia dan juga teknik makrofotografi. “Penemuan spesies kali ini menggunakan metode taksonomi klasik yang mengandalkan penelitian morfologi, penelusuran melalui publikasi lawas dan studi banding dari satu museum ke museum lain”, ungkap Mesa.                Penemuan kali ini berbeda dengan  penemuan 110 jenis kumbang moncong Trigonopterus yang ditemukannya menggunakan metode Integrative Taxonomy atau Turbo Taxonomy yang mengintegrasikan metode taksonomi klasik dengan metode modern yang menggunakan teknik genetika molekuler.                Identifikasi holotipe kumbang ini telah dilakukan sejak tahun 2015 dan spesimen  tersebut didapat dari koleksi Museum Zoologicum Bogoriense LIPI (MZB) dan juga Naturalis Biodiversity Centre, Leiden, Belanda (RNMH). Ditambah dengan perbandingan studi spesimen dari beberapa museum besar lainnya seperti Museum Natural History London (BMNH), , Museum für Naturkunde Berlin, Jerman (ZMB), Naturhistorisches Museum Basel, Swiss (NHMB), dan  Zoologische Staatssammlung München, Jerman (ZSM).

               Hingga saat ini tercatat sepuluh spesies Epholcis yang berhasil ditemukan. Enam diantaranya teridentifikasi tahun 1957 oleh Britton di Australia, yaitu di New Queensland dan New South Wales. Sedangkan empat spesies baru yang ditemukan ini merupakan catatan baru di wilayah Indonesia dan berasal dari Kepulauan Maluku yaitu, Halmahera, Obi, dan Kepulauan Ternate. Dari bukti ini terlihat kesenjangan utama spesies Epholcis terdapat di wilayah Papua karena belum pernah ada laporan sebelumnya. Kemungkinan  karena pendiskripsian beberapa spesies Epholcis  sebagai  Maechidius masih  kurang seksama, adanya kemiripan kedua kumbang tersebut dan kurangnya pengumpulan spesimen. Kumbang Epholcis merupakan serangga malam (nocturnal) yang dilaporkan memakan daun dari pohon Eucalyptus di Australia dan juga bunga cengkeh (Syzigium sp.). Sedangkan di Maluku, keduanya merupakan tumbuhan dari familia Myrtaceae.

               Potensi penemuan jenis-jenis kumbang baru di wilayah Indonesia masih sangat besar. Berbagai koleksi spesimen kumbang yang disimpan saat ini di MZB dari berbagai hasil ekspedisi penelitian memerlukan upaya identifikasi dari para ahli dan peneliti untuk penentuan jenisnya. Oleh karena itu kesempatan untuk menggeluti bidang taksonomi masih sangat terbuka lebar, khususnya bagi para peneliti muda, mahasiswa, maupun citizen science (sa).  

Info Kegiatan

Laporan Tahunan

LAPORAN TAHUNAN PUSLIT BIOLOGI

1. TAHUN 2016

2. TAHUN 2017

3. TAHUN 2018

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top